Makan Bergizi Gratis 3B, Upaya Nyata Menurunkan Stunting

Makan Bergizi Gratis 3B dan Upaya Menurunkan Stunting Sejak Dini

Stunting masih menjadi tantangan besar dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ketika membahas stunting, kita sering kali terpaku pada data dan target penurunan angka. Padahal, stunting adalah persoalan yang sangat dekat dengan kehidupan keluarga sehari-hari.

Upaya pencegahan stunting idealnya dimulai dari keluarga, dengan pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan mereka.

Kondisi gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sangat menentukan tumbuh kembang anak, terutama pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan. Karena itu, intervensi gizi yang menyasar langsung keluarga menjadi kunci dalam menurunkan angka stunting.

Kemendukbangga/BKKBN bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis 3B (MBG 3B) sebagai upaya memperkuat intervensi gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Kolaborasi ini bertujuan memastikan pemenuhan gizi pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan berjalan lebih terarah, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Pendampingan dan Edukasi, Kunci Keberlanjutan Program

Program MBG 3B tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan makanan bergizi, tetapi juga mendorong keluarga untuk memahami pentingnya gizi seimbang, kesehatan ibu dan anak, serta pola asuh yang tepat.

Dalam pelaksanaan MBG 3B, keluarga tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang cara memilih, mengolah, dan menyajikan makanan bergizi sesuai kebutuhan ibu dan anak.

Pendekatan ini penting agar perubahan yang terjadi tidak bersifat sementara, melainkan menjadi kebiasaan dalam keluarga, dan mampu memutus mata rantai stunting sejak dini.

Penyuluh KB dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) hadir untuk memperkuat edukasi dan memastikan keluarga sasaran mendapatkan pendampingan yang tepat. Meski bukan satu-satunya faktor, pendampingan ini membantu program berjalan lebih terarah dan tepat sasaran.

Keberhasilan MBG 3B dalam menurunkan stunting tidak semata diukur dari jumlah bantuan yang tersalurkan, tetapi dari perubahan perilaku keluarga. Ketika keluarga mulai sadar akan pentingnya gizi sejak kehamilan, masa menyusui, hingga balita, maka dampak program akan terasa dalam jangka panjang.

MBG 3B menunjukkan bahwa pencegahan stunting paling efektif dimulai dari keluarga, dengan intervensi gizi yang konsisten, sederhana, dan berkelanjutan.

Leave a Reply