Prajna Paramita: Madu dan Racun

Kisah cinta dua anak manusia yang coba dituangkan secara puitis daLam frame status facebook. Bagaimana kata bisa mewakiLi berbagai perasaan dua insan yang diLanda asmara. Prajna mewakiLi sang leLaki, Paramita sang perempuan, mencoba memahami arti cinta sebenarnya dengan puisi yang menyentuh hati.
“Dear Tuhan, katanya jodoh ada di tanganMU. Tangan kanan atau tangan kiri? Agar aku tahu apakah ia semanis madu atau seperti racun…”
20 September 2010 at 02:02 · 2 Comments · Like
Prajna Dear Tuhan, jika jodoh ada di tanganMU, toLong jangan genggam dia terLalu erat. Aku takut ia kesakitan…

20 September 2010 at 02:12 · Like
Paramita Dear Tuhan, aku adaLah jodoh orang lain kan? Berarti aku ada di tanganMU. Bisa toLong cepat lepaskan aku? Dia terlalu lama menungguku…

20 September 2010 at 02:34 · Like

27 thoughts on “Prajna Paramita: Madu dan Racun

  • 20 September 2010 at 05:19
    Permalink

    aduh Mita.. emangnya ini lagu madu dan racun?

    percaya deh yang ditangan Tuhan semuanya adalah madu. gak ada racunnya..

    apa iya, Bund? 🙁

    Reply
    • 20 September 2010 at 15:30
      Permalink

      sama eMak kudu manut, ridlo gusti Allah tergantung ridlo eMak, nek gak manut nanti kuwalat, dikutuk jadi anak sholeh 😉

      eMak yang lagi jatuh cinta lagi musti dapet ridlo dari anak-anaknya ga?

      Reply
  • 20 September 2010 at 06:14
    Permalink

    (Maaf) izin mengamankan KEDUAX dulu. Boleh, kan?!
    Tuhan selalu memberikan madu, kok. Cuman kita sendiri aja yang suka bikin racun

    keong racun..
    sama seperti pria..
    pada dasarnya semua pria itu manis seperti madu, wanita saja yang suka bikin racun.. 😀
    *diLarang ada yang protes…

    Reply
    • 20 September 2010 at 11:19
      Permalink

      @ ngger HaMuL

      Iya…, wanita memang suka bikin racun, makanya nduk ogah kalo nikah sama yang namanya wanita, ngger HaMuL ogah juga tho?
      😛

      (sekaLi lagi) Nduk Ram ini pria atau wanita to?

      Reply
      • 20 September 2010 at 15:29
        Permalink

        Nduk, lek hamul pengen bukti, bukan janji :mrgreen:

        kok koyok kampanye…

        Reply
    • 20 September 2010 at 12:03
      Permalink

      ho oh Le, wanita emang suka bikin racun, makanya itu aku gak mau pacaran ama wanita… :mrgreen:

      pada dasarnya aku suka wanita, baik itu beracun maupun bermadu… 😀

      Reply
      • 20 September 2010 at 15:29
        Permalink

        baik nenek-nenek maupun janda beranak lima :mrgreen:

        janda ne Yasmine, tak apaLah… :lmao:

        Reply
  • 20 September 2010 at 09:25
    Permalink

    Jodohmu ada di depan pintu.Menunggumu
    salam hangat dari Surabaya

    amien.. semoga saja, Pakdhe…

    Reply
  • 20 September 2010 at 12:15
    Permalink

    jodoh bagiku terlalu misteri….

    misteri nyi peLet atau misteri gunung merapi? atau misteri pLat R?

    Reply
    • 20 September 2010 at 15:28
      Permalink

      he eh, manut ae karo pujanggawati :mrgreen:

      nek rene kok ra tau ninggaLi URL to?

      Reply
  • 20 September 2010 at 15:27
    Permalink

    nek carane bener, niate apik, golek lantaran agama, insyaAllah gak dapet ratjun (kui wis diwanti-wanti dening Gusti Kang Peparing, ngger)… Percayalah padaku, sumprit! 🙂

    *kapan Ncing Oyen diundang ngger?

    sik, diLuk, lagi nunggu ng pinggir kaLi kie.. jadi Hari Tarub…

    Reply
  • 20 September 2010 at 21:42
    Permalink

    emang sekarang boleh ya menyebut asma Allah dg dear? 🙄

    dear itu kan ungkapan sayank, apa saLah menyayangi tuhan kita sendiri?

    Reply
  • 21 September 2010 at 16:29
    Permalink

    Tuhan selau berikan yang terbaik buat kita walaupun menurut kita itu racun, tapi percayalah itu merupakan madu pada waktunya.

    amien.. semoga aku selalu mendapatkan madu.. tanpa lebih duLu menganggapnya sebagai racun…

    Reply
  • 21 September 2010 at 18:33
    Permalink

    Menyimak postingannya, menyimak komentarnya…
    Ternyata komentatornya rata2 penasehat…

    Kalau Oyen itu UsCil…
    Ustadzah Cilikan…

    Kalau nDuk penasehat spiritual…
    (minumnya spiritus)

    lha kaLo Pak Mars ini penasehat apa? 😀

    Reply
  • 21 September 2010 at 19:23
    Permalink

    ~O) nih tak kasih kopi dulu tenang aja gak pake racun kok :)>-

    kalo saya sih yakin bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk umatnya.. semoga menjadi doa.. [-O< amin..

    amien.. semoga menjadi doa untuk saya juga, mBa…

    Reply
  • 22 September 2010 at 09:41
    Permalink

    kalau yg ada di tangan Tuhan itu pastinya madu semua ,Hari……….
    setujukah?
    salam

    setuju deh, banyak yang ngomong gitu sih, Bunda… 😀

    Reply

Leave a Reply