Hari Mulyanto
24

Transparansi di Era Reformasi

Pada jaman sekarang ini, semuanya serba transparan. Apa-apa harus transparan, kaLau sedikit saja ada yang disembunyikan, niscaya bakaL terkena dampak buruknya, paLing tidak peLaku tidak dipercaya lagi oLeh masyarakat. Begitu juga daLam dunia per-HTML-an, semua bisa dibuat transparan, dan semua orang browser bisa meLihat transparansinya. Hal-hal yang menjadi landasan transparansi daLam dunia HTML diantaranya opacity atau fiLter alpha opacity. Nilai opacity berkisar antara 0.0 sampai 1.0, sedangkan niLai opacity fiLter:alpha antara 0 sampai 100. Makin keciL niLai opacity, maka akan semakin transparan. Berikut mungkin bisa dijadikan saLah satu contoh transparansi daLam dunia HTML.

Pelaksanaan berbagai tugas pemerintah harus transparan. Kuncinya adalah adanya akses masyarakat terhadap informasi. Hal ini harus dijamin melalui konstitusi, misalnya UU Kebebasan Informasi dengan hanya mempertimbangkan pertimbangan keamanan nasional dalam pengertian sempit dan privasi setiap individu. Informasi yang dihasilkan pemerintah yang seharusnya dapat diakses secara luas antara lain meliputi anggaran, akuntansi publik, dan laporan audit. Tanpa akses terhadap berbagai informasi tersebut, masyarakat tidak akan sepenuhnya menyadari apa yang dilakukan dan tidak dilakukan pemerintah dan efektivitas media massa akan sedikit dibatasi.

Filed in: Blogging, How It Works Tags: , , , , Contoh web browser, contoh pemerintahan transparan, contoh pemerintah yang tidak transparan, contoh pemerintahan yang transparan, pemerintah yang transparan, contoh reformasi, contoh pemerintahan tidak transparan, reformasi audit, dampak pemerintahan transparan, contoh pemerintah yang transparan, 

24 Responses to "Transparansi di Era Reformasi"

  1. ceuceu says:

    efek transparan itu… bagus euy…! 🙂

    bukan cuma bagus..
    tapi bisa mengaburkan yang ga kabur… 🙂

  2. Reza Fauzi says:

    walah keren banget gimana sih cara bikinnya tuh? haha

    Dab.. Dab.. sama ja ky Fanz.. nggaya…

    .-= Reza Fauzi´s last blog : Flashdisk Murah, 16 GB Hanya 50.000 Rupiah! =-.

  3. aldy says:

    Sudah bukan jamannya pake model tutup-tutupan, sekarang harus terbuka tetapi jangan juga buka-bukaan didepan yang bukan muhrim…

    sependapat..
    ga ditutup2i tapi ga juga sembarang buka2an…

  4. wew…. ternyata per-html-an pun sudah mengenal transparansi. dunia memang benar2 makin transparan, bahkan lama2 makin telanjang, hehe …

    meneLanjangi kebenaran.. tugas kita bersama, Pak…

    .-= sawali tuhusetya´s last blog : Ujian Nasional Mengebiri Potensi Siswa Didik =-.

  5. hanif IM says:

    gak mudeng ai… transparan… yah, gak juga. hehe, mau buat desain bagus, rahasianya gak dikasih tahu, mau tahu kemana larinya duit di Centuri juga gak di kasih tahu. hehe, gak nyambung yah.

    cari tahu dengan jarimu, Dab… 😆

  6. sauskecap says:

    sebaiknya era reformasi jangan transparan deh… nanti jadi susah bacanya…

    memang postingan kaLi ini agak susah kurang jeLas mbacanya..
    coz kemarin kebanyakan membaca, mBa… 😀

    .-= sauskecap´s last blog : Bandeng Presto, Oleh-Oleh Khas Semarang =-.

  7. kips says:

    Sip, keren bgt benar-benar contoh yang transparan image-nya 😀

    sengaja disesuaikan dengan juduL dan kondisi masyarakat (jiah)…

    .-= kips´s last blog : Download Feed Demon 3.1.0.20 =-.

  8. bayuputra says:

    semoga dengan segalanya yg serba transfarasi …. semuanya menjadi jauh lebih baik … amin….

  9. annosmile says:

    memang transparan mas
    tapi kok transparannya hanya stengah atau 50%
    seperti tulisan di atas klo transparan 100% pasti tulisannya ilang
    .-= annosmile´s last blog : Nikmatnya Sate Blengong =-.

  10. Rita Susanti says:

    Hmm, iya betul-betul transparan hasilnya Har…Eh tapi tidak semua hal harus transparan Har, meskipun di era reformasi, contohnya kalau pake baju gak boleh yg transparan khaaan xixixi…
    .-= Rita Susanti´s last blog : NgiDaM… =-.

Leave a Reply

Submit Comment

© 2009-2016 Hari Mulya. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
Your Left Brain Can Analyze It While Your Right Brain Let You Feel It