Hari Mulyanto
29

Teror Buku Nakjadimande

Selasa sore, baru saja merebahkan diri meLepas penat kerja seharian. Seorang teman mengetuk pintu kos dan memberikan bungkusan cokLat bertuLiskan namaku di bagian depannya. Ku tengok bagian beLakang, bukan nama Pakdhe ataupun Kyaine :D (secara beberapa buLan beLakangan hampir tidak pernah menjejakkan mouse di bLog beLiau-beLiau itu, juga bLog sahabat yang lain, apaLagi ikutan kuis, apalagi dapet hadiah).

Kurobek perLahan kertas cokLat berLakban bening itu, dan kudapati buku tebaL serta sebuah surat. Dahiku berkernyit waktu meLihat sampuL buku bagian depan, “perasaan ga asing sama ilalang dan kerudung itu.” gumamku perLahan.

Sejurus kemudian ku baca surat ber-font Droid Sans itu. Singkatnya, aku diminta menuLis Kata Pengantar untuk buku bertema GeJe itu. Ah, cerdik sekaLi pengirim paket ini, rupanya dia paham Programmer Nubi tak hanya terampiL bermain kode.

Teror Buku Nakjadimande

Buku Penebar Teror Nakjadimande

Sampai detik ini, buku abu-abu-orange-putih-hijau itu beLum sempat kubuka. Bukan paranoid akan berita di TV yang sempat tanpa sensor itu, hanya khawatir bercampur heran, kok ada sih orang yang mendokumentasikan bLog GeJe kayak gitu. Kalau aku, jangankan membuat Kata Pengantar, mengingat namanya saja bakaL terbersit ide ikut meLenyapkan harimulya.com.

Kata bapak tebe, apa yang hiLang tak mungkin bisa kembaLi seperti semuLa, bahkan dengan gerakan “Koin Peduli Nakjadimande” sekaLi pun. Hei kamu, fans berat pemuLung ladang jiwa, makasih kirimannya, tapi ngapain buat buku kayak gitu? Bukankah masih banyak haL lain yang lebih menyesakkan dada?

Sahabat, ada yang bersedia mewakiLi aku menuLiskan Kata Pengantar untuk buku itu?

Filed in: Blogging Tags: , , , , cara membuat rak tv, cara buat rak buku, membuat rak buku, Kata kata Bapak kamu, membuat rak tv, cara membuat lemari buku, cara membuat lemari tv, cara membuat rak, gambar lemari tv, 

29 Responses to "Teror Buku Nakjadimande"

  1. advertiyha says:

    Siapin nasi panas… sapa tau dibagi TEROR mata sapi juga. hehhe.. :P
    haloooo mas HaMul.. :mrgreen:

  2. Sukadi says:

    Yang penting dikasih pengantar aja, masalah yang mengantarkan siapa biar kepolisian nanti yang melacak.. :D

  3. Aming says:

    jangan disiram ya mas…
    ntar meledhug…
    piss

  4. wi3nd says:

    bagus bukunya.. :)

  5. dHaNy says:

    Yang penting jangan digelonggong pake selang mas, hihi.. Buang ke laut aja, haha..

  6. Dennis Rofi says:

    nakjadimanje tuhh paan ya ..?

  7. kamaropini says:

    bukunya didenger dulu mas, siapa tau bom rakitan yg heboh jadi isu tidak terjadi juga. :D

  8. yos says:

    saya mau juga dunk diteror pake buku,, hehehe lama tak mamapir sini sy,,
    apa kabar mas?

  9. jumialely says:

    KEren sekali bukunya, kalau saya tidak berani mengambil tempat yang sudah ditujukan menuliskan kata pengantar.

    itu adalah kehormatan untuk mas Hary

  10. Kips says:

    Lama tak mampir, langsung dapet suguhan postingan yang menarik. Sayangnya tak ahli membuat kata pengantar jadi gak bisa terima penawarannya :-D

Leave a Reply

Submit Comment

© 2009-2016 Hari Mulya. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
Your Left Brain Can Analyze It While Your Right Brain Let You Feel It