Prepegan Top Komentator

Seperti haLnya menjelang buLan Ramadhan, masyarakat yang hidup dalam enkLave kebudayaan Jawa juga punya tradisi menyambut Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Tradisi yang merupakan akuLturasi Jawa-Islam itu lazim disebut prepegan. Secara etimoLogis, prepegan berasaL dari kosakata bahasa Jawa prepeg yang berarti desak. Dengan begitu, jika diterjemahkan secara bebas, prepegan adaLah sesuatu yang mendesak diLakukan, daLam haL ini menjeLang Lebaran.

Rupanya para sahabat HariMulya.com juga tak luput dari tradisi prepegan ini, waLaupun sebagian bukan dari Jawa. Mereka berdesak-desakan menjadi top komentator di sini. Saya mencoba menghadirkan riuh rendah para top komentator saat prepegan berLangsung. Sayang sekaLi tak bisa saya hadirkan seLuruhnya, dari beribu-ribu komentator, hanya 5 yang tertangkap kamera. Berikut hasiL jepretan tim Lebaran HariMulya.com.

29 thoughts on “Prepegan Top Komentator

  • 5 September 2010 at 19:23
    Permalink

    wah selamat untuk para komentator hehe..
    sepertinya saya baru masuk ke sini..
    oya kok bahasanya prepegan ya, sama dengan banyumas juga ada istilah itu..
    salam 🙂

    ya mesti pada, lha wong nyong tanggane rika… :lmao:

    Reply
  • Pingback: Duo Mengkreng | Hari Mulya

Leave a Reply to 'Ne Cancel reply