Hari Mulyanto
17

Mati Rasa MeninggalkanMu

Dia bertanya padaku
apa yang kau rasakan wahai anakKu?
apa yang ku rasakan saat ini?
aku tidak bisa merasakan apapun
bahagia, sedih, marah, sakit hati atau..
Tuhan, aku bingung..
di mana hatiku, hati yang tunduk padaMu?
adakah hati ini sakit?
hati ini beku?
hati ini mati?
telah menghitam pekat berselimut dosa?
menjadikan yang baik tampak buruk
dan yang busuk tampak indah
oh Tuhan…
sudah jauhkah aku dariMu?
sudah ingkarkah aku akan janji-janjiMu?
bantulah aku menemukan jalan lurusMu…

Filed in: Personal, Poetry Tags: , , , puisi mati rasa, puisi meninggalkanmu, puisi pengen mati, 

17 Responses to "Mati Rasa MeninggalkanMu"

  1. Pakde Cholik says:

    Keimanan dan ketaqwaan kita kadang2 gonjang-ganjing, naik-turun kok mas, makanya ada doa yang diajarkan Rasululah saw ” ya muqalibal qulub tsabit qulbi ala dinika ”
    Semoga kita tetap berada dalam bimbingan dan petunjuk-Nya.
    salam hangat dari Surabaya

  2. Hey, I found your blog while searching on Google. I have a blog on online stock trading, I’ll bookmark your site.

Leave a Reply

Submit Comment

© 2009-2016 Hari Mulya. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
Your Left Brain Can Analyze It While Your Right Brain Let You Feel It